Sampah Anorganik: Pengertian, Jenis, dan Cara Mengelolanya

sampah anorganik
Gambar diambil dari sonora.id

Cara Mengelola Sampah Anorganik

Gambar diambil dari wahana news gorontalo

1. Mencegah dan mengurangi sampah dari sumbernya

Ini bisa dimulai di rumah dengan memisahkan sampah organik dan anorganik. Mengurangi jumlah sampah juga bisa dilakukan dengan cara menghindari produk sekali pakai, menghemat penggunaan air dan listrik, menggunakan tas kain saat berbelanja, dan meminimalkan penggunaan tisu.

2. Pemanfaatan Kembali

Misalnya, menggunakan kertas daur ulang atau membuat kerajinan dari sampah plastik. Kaleng bekas bisa diubah menjadi tempat pensil, ember plastik dan botol bekas dapat dijadikan pot bunga, atau pakaian bekas bisa dijadikan lap. Bahkan, plastik belanja pun bisa dijadikan kantong sampah.

3. Bank sampah

Ini merupakan solusi yang efektif untuk mengelola sampah anorganik. Prinsipnya terdiri dari tiga tahap: pemilahan, penyortiran, dan penjualan. Sampah anorganik dipisahkan menjadi berbagai jenis seperti kertas, plastik, botol, dan besi. Setelah dipilah, Anda bisa membawa ke bank sampah, kemudian akan ditimbang dan dihitung sebagai deposito. Kemudian, sampah tersebut akan dikonversi menjadi uang.

Itulah penjelasan mengenai sampah anorganik dan juga cara untuk mengelolanya. Semoga artikel ini bermanfaat ya!

Artikel disadur dari berbagai sumber